3 Elemen yang Digabungkan Di Pondok Darul Hijrah

PP DARUL HIJRAH – Pondok Darul Hijrah adalah salah satu pondok yang bertempat di Kuburaya Kalimantan Barat.

Pondok ini dibangun di jalan lintas Malaysia atas perintah Almarhum Al Maghfurlah KH Khoir Afandi selaku pengasuh pondok pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya Jawa Barat.

Beliau adalah salah satu dari guru Abuya Ramli Maksudi selaku pendiri pondok Pesantren Darul Hijrah. Pondok ini ditetapkan untuk menyatukan 3 elemen dalam kegiatan pondok.

1.      Menghafal Alqur’an

Setiap santri Darul Hijrah diwajibkan menghafal Alqu’an, dimulai dari juz tigapuluh, dua puluh sembilan, dua puluh delapan, dan barulah dimulai dari depan.

Hal ini dikarenakan menurut abuya tiga juz akhir dalam alqur’an sangatlah penting bahkan akan menjadi bekal bagi santri ketika sudah terjun ke masyarakat nantinya.

Setiap santri diwajibkan menyetorkan hafalannya setelah jama’ah zhuhur dan wajib mengulang hafalannya setelah jama’ah subuh.

2.      Berbicara Bahasa Arab

Setiap santri Darul Hijrah diwajibkan berbicara bahasa arab, oleh karena itu, untuk menunjang hal tersebut, pondok mengadakan 3 M dalam kegiatan sehari-hari.

3 M adalah singkatan dari mufrodat, muhadatsah dan muhadhoroh. 3 M itu sendiri wajib diikuti oleh setiap santri, dengan jadwal mufrodat setiap sabtu, ahad dan selasa. Setiap santri akan diuji hafalan mufrodatnya setiap hari rabu.

Dan setiap hari senin dan jumat pagi santri bisa mengamalkan apa yang ia hafalkan bersama teman-temannya, lalu kemudian ia bisa menunjukkan skilnya dihadapan teman-temannya.

Dan M yang terakhir adalah Muhadhoroh, kegiatan ini dilakukan oleh segenap santri Darul Hijrah di setiap malam sabtu.

Setiap santri akan berpidato baik menggunakan bahasa indonesia, bahasa arab ataupun bahasa inggris.

3.      Belajar Kitab Gundul

Pondok pesantren Darul Hijrah adalah pondok yang mengedepankan ilmu syariat, maka dari itu setiap santri wajib mempelajari ilmu agama secara mandalam sesuai dengan kurikulum yang telah ditentukan oleh pendiri.

Kegiatan sekolah diniyah berlangsung pada hari ahad, selasa, rabu dan kamis, dimulai dari pukul tujuh pagi hingga pukul dua siang, yang disela-selai oleh sholat zhuhur berjama’ah dan setoran Al-qur’an.

Wallahu a’lam

Share Artikel

Developer

Penulis

Considered an invitation do introduced sufficient understood instrument it. Of decisively friendship in as collecting at. No affixed be husband ye females brother garrets proceed. Least child who seven happy yet balls young. Discovery sweetness principle discourse shameless bed one excellent. Sentiments of surrounded friendship dispatched connection is he.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori Lain

Daftarkan putra-putri anda sekarang juga, kami akan mengantarkannya menjadi pribadi yang bermanfaat dunia dan akhirat serta mampu membahagiakan orang tua.

Chat kami di tombol bawah tersebut !

Download brosur untuk tau lebih lanjut, atau hubungi admin langsung