November 2023

3 Elemen yang Digabungkan Di Pondok Darul Hijrah

PP DARUL HIJRAH – Pondok Darul Hijrah adalah salah satu pondok yang bertempat di Kuburaya Kalimantan Barat.

Pondok ini dibangun di jalan lintas Malaysia atas perintah Almarhum Al Maghfurlah KH Khoir Afandi selaku pengasuh pondok pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya Jawa Barat.

Beliau adalah salah satu dari guru Abuya Ramli Maksudi selaku pendiri pondok Pesantren Darul Hijrah. Pondok ini ditetapkan untuk menyatukan 3 elemen dalam kegiatan pondok.

1.      Menghafal Alqur’an

Setiap santri Darul Hijrah diwajibkan menghafal Alqu’an, dimulai dari juz tigapuluh, dua puluh sembilan, dua puluh delapan, dan barulah dimulai dari depan.

Hal ini dikarenakan menurut abuya tiga juz akhir dalam alqur’an sangatlah penting bahkan akan menjadi bekal bagi santri ketika sudah terjun ke masyarakat nantinya.

Setiap santri diwajibkan menyetorkan hafalannya setelah jama’ah zhuhur dan wajib mengulang hafalannya setelah jama’ah subuh.

2.      Berbicara Bahasa Arab

Setiap santri Darul Hijrah diwajibkan berbicara bahasa arab, oleh karena itu, untuk menunjang hal tersebut, pondok mengadakan 3 M dalam kegiatan sehari-hari.

3 M adalah singkatan dari mufrodat, muhadatsah dan muhadhoroh. 3 M itu sendiri wajib diikuti oleh setiap santri, dengan jadwal mufrodat setiap sabtu, ahad dan selasa. Setiap santri akan diuji hafalan mufrodatnya setiap hari rabu.

Dan setiap hari senin dan jumat pagi santri bisa mengamalkan apa yang ia hafalkan bersama teman-temannya, lalu kemudian ia bisa menunjukkan skilnya dihadapan teman-temannya.

Dan M yang terakhir adalah Muhadhoroh, kegiatan ini dilakukan oleh segenap santri Darul Hijrah di setiap malam sabtu.

Setiap santri akan berpidato baik menggunakan bahasa indonesia, bahasa arab ataupun bahasa inggris.

3.      Belajar Kitab Gundul

Pondok pesantren Darul Hijrah adalah pondok yang mengedepankan ilmu syariat, maka dari itu setiap santri wajib mempelajari ilmu agama secara mandalam sesuai dengan kurikulum yang telah ditentukan oleh pendiri.

Kegiatan sekolah diniyah berlangsung pada hari ahad, selasa, rabu dan kamis, dimulai dari pukul tujuh pagi hingga pukul dua siang, yang disela-selai oleh sholat zhuhur berjama’ah dan setoran Al-qur’an.

Wallahu a’lam

3 Elemen yang Digabungkan Di Pondok Darul Hijrah Read More »

Mengimplementasikan Sholat Dalam Kehidupan

PP DARUL HIJRAH – Sholat adalah salah satu ibadah yang paling mendekatkan seorang hamba  kepada Allah subhanahu wata’ala.

Kedanti demikian yang perlu diingat bahwasannya kepribadian, tingkah laku dan sikap menjadi tolak ukur sholat nya seseorang, karena sesuai sabda Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wasallam:

اذا صلحت صلاة الرجل صلحت سائر عمله وأذا فسدت فسدت سائرعمله “رواه المسلم”

Artinya: “ Jika solat seseorang benar maka semua perbuatan nya akan benar, jika solat seseorang rusak maka rusak lah segala perbuatannya,” (HR Muslim).

Melalui hadis tersebut bisa disimpulkan bahwa implementasi sholat dalam kehidupan sangat berpengaruh pada orang muslim.

Dengan contoh apabila seorang muslim memiliki budi pekerti atau akhlak yang baik maka bisa dipastikan sholatnya juga baik, begitu sebaliknya apabila seseorang muslim memiliki budi pekerti atau akhlak yang buruk maka buruk pula solatnya.

Karena dalam sholat bukan hanya penyembahan semata terhadap Allah namun ada konsep doa yang dilafazkan di dalam solat tersebut.

Di dalam rukun islam sholat memiliki posisi kedua setelah syahadat, bahkan didalam solat terdapat kandungan rukun islam yang lima.

Dari mulai syahadat karena dalam sholat membaca syahadat lalu menunaikan zakat yang mana sholat adalah zakatnya waktu, lalu puasa karena kita ketahui bahwasannya makan dan minum bisa membatalkan sholat sepertihalnya puasa dan yang terakhir yaitu naik haji bila mampu karena sholat adalah hajinya orang-orang fakir miskin.

Bahkan kebanyakan diantara orang islam sendiri tidak mengetahui konsepsi dari sholat itu sendiri, lalu apa pengertian dari sholat.

Sholat secara bahasa adalah doa sedangkan secara syariat sholat ialah perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir dan ditutup dengan salam dengan syarat-syarat yang khusus.

Sholat juga menjadi sarana menifutasi penghambaan diri kepada Allah swt, maka dari itu solat disebut sebagai doa karena dapat menjadi media permohonan dan  pertolongan dalam menyingkir kan segala bentuk kesusahan yang ditemui dalam kehidupan.

Seseorang akan mencapai tingkat kesempurnaan dalam sholat apabila melakukan sholat dengan khusyuk, serta mengerti dan memahami makna dari bacaan yang dilafadz kan dalam sholat, yang mana pada akhirnya sholat mampu membawa pengaruh berupa hikmah dan manfaat dalam kehidupan sehari hari, di antaranya terhindar dari perbuatan keji dan mungkar sebagaimana yang difirmankan oleh Allah dalam alqur’an:

ٱتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنْهَىٰ عَنِ ٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ ٱللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ ﴿٤٥﴾

Artinya: “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Wallahu ‘alam

Oleh: Ilyas Rizki Ramadhan dan Fauzan

Mengimplementasikan Sholat Dalam Kehidupan Read More »

Hikmah Sedekah

PP DARUL HIJRAH – Sedekah adalah suatu amal yang dicintai oleh Allah subhanahu wata’ala. Dengan sedekah dapat mempermudah kita dihari kiamat.

Nabi kita nabi Muhammad mengajurkan kita untuk selalu bersedekah, pada umumnya sedekah itu berupa barang.

Tetapi perlu kita ketahui ada juga sedekah yang tidak berupa barang dan sangatlah mudah untuk kita lakukan.

Apakah itu, yaitu senyuman. Jika kita tidak memiliki apapun untuk bersedekah, maka bersedekahlah dengan senyuman. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad:

تبسمك في وجه اخيك صدقة

Artinya: “Senyuman dihadapan saudaramu adalah shodaqoh,” (HR Tirmidzi).

Ketika hendak bersedekah, jangan pernah takut akan kekurangan harta, berapa banyak orang diluar sana enggan untuk bersedekah.

Mengapa begitu, karena mereka takut hartanya berkurang dan mereka takut menjadi miskin. Dengan bersedekah kita tidak akan miskin, tidak akan kekurangan dan tidak akan kelaparan.

Bahkan dengan sedekah, Allah akan mempermudah urusan kita dan Allah tambah nikmat kita. Dengan tanpa kita sadari, terkadang kita tidak menyadari bahwa Allah balas sedekah kita dengan kesehatan.

Allah balas sedekah kita dengan kenikmatannya, kita bisa makan, berjalan, beramal yang semua itu tanpa kita sadari. Sebagaimana sabda nabi:

ما نقصت صدقة من مال

Artinya: “Tidak akan berkurang harta disebabkan shodaqoh,” (HR Muslim).

Oleh karena itu, jangan kalian khawatir berkurangnya harta karena sedekah. Dan ada juga orang yang bersedekah akan tetapi menyakiti hati orang yang disedekahi.

Maka Allah menjelaskan mengenai hal tersebut dalam firmannya:

قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَآ أَذًى ۗ وَٱللَّهُ غَنِىٌّ حَلِيمٌ ﴿٢٦٣﴾

Artinya: “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.”

Wallahu a’lam

Oleh: Firmansyah

Hikmah Sedekah Read More »

Fadhilah Qiyamul Lail

PP DARUL HIJRAH – Qiyamul lail adalah menghidupkan malam dengan beribadah. Dalam qiyamul lail seseorang harus mamapu membangun sebuah hubungan dengan Allah di waktu malam.

Seseorang bisa menghidupkan malam dengan ibadah-ibadah yang masyhur, seperti sholat tahajud. Sholat tahajud adalah sholat yang dilakukan dimalam hari setelah bangun dari tidur.

Hukum sholat tahajud adalah sunnah mua’akad (Sholat Sunnah yang sangat dianjurkan). Sholat ini termasuk sholat yang sangat istimewa. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Isro ayat 79 yang berbunyi:

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا ﴿٧٩﴾

Artinya: “Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”

Cara meraih keridhoan Allah adalah dengan melakukan sesuatu amalan yang dicintai malaikat dan para nabi. Sholat tahajud juga dapat memancarkan cahaya pengetahuan, memperkuat dasar keimanan dan menyehatkan tubuh.

Jika manusia melakukan sesuatu yang Allah sukai, maka Allah akan memberikan apa yang mereka inginkan. Semua itu bisa diraih disepertiga malam terakhir, sebagaimana sabda Rosulullah shallahu alaihi wasallam:

ينزل ربنا تبارك و تعالى كل ليلة حين يبقى ثلث الليل الأخر الى السماء الدنيا فيقول من يدعوني فاستجيب له . من يستغفرني فاغفر له . من يسألني فأعطيه

Artinya: “Setiap malam tuhan kami turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Allah berfirman ‘Barang siapa yang menyeruku, akan aku perkenankan seruannya, barang siapa yang meminta kepadaku, aku perkenankan permintaannya dan barang siapa meminta ampunan kepadaku, maka aku ampuni dia’,” (HR Bukhori dan Muslim).

Allah turun disepertiga malam terakhir, maksudnya adalah Allah membuka kesempatan untuk manusia. Allah menanti mereka yang bangun dari tempat tidurnya untuk melaksanakan sholat dan sujud serta merendahkan diri.

Perbuatan itu merupakan sebuah bukti cinta dan kerinduan mereka kepada tuhannya. Selain itu ditegaskan oleh nabi bahwa tahujud adalah sholat terbaik setelah sholat wajib dalam haditsnya:

افضل الصيام بعد رمضان شهر الله المحرم و افضل الصلاة بعد الفريضة صلاة الليل

Artinya: “Sebaik-baik puasa setelah puasa ramadhon adalah puasa pada bulan Allah (muharrom), sebaik-baik sholat setelah sholat wajib adalah sholat malam,” (HR Muslim).

Ada empat balasan yang akan Allah berikan kepada orang yang istiqomah dalam  melaksanakan sholat tahujudnya:

1.      Allah akan menjamin kesuksesannya (diangkat derajatnya)

2.      Dibimbing dalam mengawali aktifitas kebaikannya

3.      Dilindungi oleh Allah dari bahaya

Itulah balasan bagi orang yang istoqomah dalam melaksanakan sholat tahujud. Maka dari itu hendaknya berusaha bangunlah disepertiga malam terakhir untuk melakukan sholat tahujud.

Hal itu agar apa yang kita inginkan dikabulkan oleh Allah, dicintai para malaikat dan para nabi.

Wallahu a’lam

Oleh: Mardiana

Fadhilah Qiyamul Lail Read More »

Sahabatmu adalah Cahaya Kehidupanmu

PP DARUL HIJRAH – Sahabat yang baik merupakan the sun life yakni penerang bagi kehidupanmu yang mana apabila kamu mengalami kesusahan ia akan menghawatirkanmu dan mencari jalan agar masalah mu dapat dipecahkan dengan mudah.

 Apabila kamu senang ia akan lebih senang karena melihatmu senang. Dalam hal ini Ali Bin Abi Thallib karramallahu wajhah mengatakan:

صدىقك اصدقك لا يصدقك

Artinnya: “Sahabatmu adalah orang yang mempercayaimu ketika semua orang tidak mempercayaimu”

Dalam persahababatan kita diharuskan untuk  memilih, maksudnya memilih sahabat yang dapat membawa kita kepada kebaikan.

Mengenai pemilihan sahabat ini telah diterangkan oleh Imam Zarnuji dalam kitabnya Ta’lim Muta’allim:

واما اختيار الشريك فينبغي أن يختار المجد و الورع و صاحب الطبع المستقيم و المتفهم و يفر من الكسلان و المعطل و المكشار و المفسد و الفتان.

Artinya: “Dalam memilih sahabat, sebaiknya memilih orang yang tekun, waro’, bertabiat lurus, serta tanggap. Hindarilah orang yang malas, pengangguran, pembual, suka berbuat onar, dan suka memfitnah.”

Pilihlah sebaik-baiknya teman karena sifat teman yang diikuti akan memengaruhi sifat teman yg mengikuti sebagaimana dikatakan dalam sya’ir

فإن قرين بالمقارين يقتدي۞عن المرء لا تسأل و ابصر قرينه
وان كان ذا خير فقارنه تهتدي۞فإن كان ذا شر فجنبه سرعة

Artinya: Jika kamu ingin mengetahui keadaan seseorang kamu tidak usah bertanya kepadannya, tapi cukuplah kamu melihat temannya sebab dengan temannya ia dapat ikutjika temannya seseorang yang jahat maka jauhilah dengan cepat dan jika orang yg baik maka bertemanlah siapa tahu kamu mendapatkan petunjuk.”

Rosulullah shallahu alaihi wasallam menjelaskan dalam haditsnya:

  المرء مع من احب ىوم القيامة

Artinya: “Seorang itu akan bersama seseorang yang ia sukai pada hari kiamat,” (HR At Tirmidzi).

Oleh karena itu kita sebagai ummat islam harus memperhatikan orang-orang disekitar kita, agar agama islam semakin kokoh dan bersih dari sifat tercela, karena banyak orang yang akhirnya rusak dengan pengaruh temannya dan begitupun sebaliknya banyak orang yang rusak menjadi baik karena pengaruh temannya.

Wallahu a’lam

Oleh: Muhammad Fairul Fahmi

Sahabatmu adalah Cahaya Kehidupanmu Read More »

7 Sifat yang Harus Kita Hindari

PP DARUL HIJRAH – Sifat itu mencerminkan kewaro’an seseorang, jika sifat ia buruk maka sedikit kewaro’annya. Maka dari itu berusahalah menghindari sifat-sifat ini.

Imam Ibnu Hajar Al Asqolani menjelaskan dalam kitab Nashoihul Ibad:

قال عمر رضي الله عنه: من كثر ضحكه قلت هيبته ومن استخف بالناس استخف به ومن اكثر من شيئ عرف به ومن كثر كلامه كثر سقطه ومن كثر سقطه قل حياؤه ومن قل حياؤه قل ورعه ومن قل ورعه مات قلبه

Artinya: “Umar radhiyallahu ‘anhu mengatakan ‘Barang siapa yang banyak tertawa, maka wibawanya sedikit, barang siapa yang suka menghina orang, tentu dia akan dihina oleh orang, Barang siapa yang memperbanyak sesuatu, maka dia akan dikenal dengannya, barang siapa yang banyak bicara, tentu banyak dosanya, barang siapa yang banyak dosanya, maka sedikit rasa malunya, barang siapa sedikit rasa malunya, maka sedikit pula sifat waro’nya, barang siapa sedikit sifat waro’nya, maka hatinya mati’.”

1.      Barang Siapa yang Banyak Tertawa, Maka Wibawanya Sedikit

Ketika seseorang banyak tertawa maka hal tersebut bisa membuat hati kita menjadi gelap dan juga bisa menghilangkan cahaya diwajah kita.

Rosulullah shallahu alahi wasallam menjelaskan dalam sabdanya:

اياك و كثرة الضحك فإنه يميت القلب ويذهب بنور الوجه

Artinya: “Takutlah terhadap banyak tertawa, karena banyak tertawa dapat mematikan hati dan menghilangkan cahaya di wajah,” (HR Bukhori dan Muslim ).

2.      Barang Siapa Suka Menghina Seseorang, Maka Ia Akan Dihina Orang

Menghina orang lain merupakan salah satu dari akhlak tercela, dan Allah subhanahu wata’ala menjelaskan dalam firmannya untuk membenari akhlak yang buruk tersebut.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ ﴿١١﴾

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”

3.      Barang Siapa yang Memperbanyak Sesuatu, Maka Dia Akan Dikenal Dengannya

Jika ia memperbanyak sesuatu, seperti menghina seseorang terus menerus maka ia akan dikenal akan sifatnya yang selalu menghina orang lain.

4.      Barang Siapa yang Banyak Bicara, Tentu Banyak Dosanya

Hal ini dijelaskan dalam sabda Nabi Muhammad Saw yang berbunyi:

ان اكثر الناس ذنوبا يوم القيامة اكثرهم كلاما فيما لا يعنيه رواه ابن نصر

Artinya: “Sesungguhnya orang yang paling banyak dosanya pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bicaranya di dalam hal yang tidak bermanfaat,” (HR Ibnu Nasar).

5.      Barang Siapa Banyak Dosanya, Maka Sedikit Rasa Malunya

Jika ia telah terbiasa dengan perbuatan dosa, maka ia tidak akan malu untuk melakukannya kembali, karena sudah terbiasa melakukan dosa.

6.      Barang Siapa Sedikit Rasa Malunya, Maka Sedikit Pula Sifat Waro’nya

Jika sifat malunya seseorang sudah tidak ada, maka berhati-hatilah karena hal itu bisa mempengaruhi sifat waro’nya.

7.      Barang Siapa Sedikit Sifat Waro’nya, Maka Hati Mati

Jika kalian tidak ada sedikitpun sifat waro’, Maka kalian telah terjerumus untuk selalu berbuat dosa, karena waro’ secara bahasa adalah menghindari diri dari dosa atau menjauhi dari hal-hal yang tidak baik dan syubhat.

Para sufi menjelaskan bahwa waro’ adalah menghindari segala yang tidak jelas antara halal dan haram.

Wallahu ‘alam

Oleh Muhammad Rizza Ramadhan

7 Sifat yang Harus Kita Hindari Read More »

Sejarah Berdirinya Ponpes Darul Hijrah, Sejuk

Bismillahirrohmanirrohim Assalamu’alaikum Wr.Wb Pondok Pesantren Darul Hijrah adalah sebuah pesantren yang berdiri di tempat terpencil yang berdomisili di jalan Trans Kalimantan, kampung Teluk Lerang, Desa Kuala Mandor A Kecamatan Kuala Mandor B.

Mengapa Pesantren ini didirikan di desa terpencil ?

Karena awal berdirinya Pondok Pesantren di seluruh Indonesia dimulai dari desa terpencil, kemudian berkembang menjadi Pesantren yang sangat maju. Berangkat dari sanalah KH. Ramli Maksudi memulai berjuang untuk mendirikan Pondok Pesantren Darul Hijrah tersebut.

Beliau berpendapat bahwa di desa terpencil, santri bisa tenang belajar dan menghafal, baik itu Al-Qur’an ataupun kitab-kitab dan mudah diingat karena tidak terpengaruh oleh kebisingan dan keramaian lalu lalang manusia atau kendaraan seperti halnya di kota-kota.

Pesantren Darul Hijrah didirikan di atas tanah wakaf seluas 5,2 Hektar dan Alhamdulillah atas Ridho Allah SWT, Apa yang dicita-cita oleh pendiri bisa terwujud dengan baik. Sehingga sarana untuk proses belajar dan mengajar bisa dilaksanakan. Adapun sarana yang sudah ada adalah : Masjid yang luas bangunannya berukuran 20 × 25 meter persegi.

Masjid merupakan sarana paling pertama dan utama. Karena konsep beliau, Pesantren adalah bagian dari masjid, bukan masjid bagian dari Pesantren. sebagaimana awal dakwah Rosulullah saw dimulai dari masjid.

Pondok Pesantren Darul Hijrah bukanlah cabang atau pecahan dari Pondok Pesantren manapun, akan tetapi Pesantren Darul Hijrah adalah Pesantren yang mandiri dan berdiri sendiri yang didirikan oleh beliau atas cita-cita beliau yang sangat luhur dan didamba-dambakannya sejak beliau mondok di Pesantren Darunnajah Jakarta dari tahun 1985.

Dan Alhamdulillah atas isyarat dan petunjuk dari guru-guru beliau yang sangat beliau sayangi, Maka terwujudlah Pesantren yang dicita-citakannya. Dengan senantiasa mengharap ridho Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa kami mengajak Bapak/Ibu/Saudara untuk menitipkan putra/putrinya menimba ilmu di Pondok Pesantren Darul Hijrah. Terima Kasih.. Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Khodim: Ning. Nadiyatul Muqaddasah

Sejarah Berdirinya Ponpes Darul Hijrah, Sejuk Read More »

Download brosur untuk tau lebih lanjut, atau hubungi admin langsung